Konsultan Slf Cirebon

Gedung Kantor Dico Citas.

Pelatihan ini akan membahas penyusuan kajian teknis bangunan untuk pengajuan SLF. Akibat adanya kebijakan baru terkait kelengkapan izin bangunan, semakin banyak pengembang maupun pengguna bangunan mencari tahu bagaimana proses mendapatkan SLF. Jika sebelumnya pemilik bangunan hanya diwajibkan memiliki IMB, maka mulai tahun 2013, pemilik bangunan gedung diharuskan melengkapinya dengan Sertifikat Laik Fungsi.

Namun sebelumnya, kami akan membahas tentang ‘pengertian SLF’ dan ‘apa saja dasar hukum’ yang mengaturnya. Kami adalah perusahaan-perusahaan Jasa Konsultansi yang bergerak dalam bidang analisis kelaikan bangunan gedung. Dengan dukungan keahlian dan profesionalitas dari tenaga ahli kami, pekerjaan Building Inspection dapat kami selesaikan dengan cepat dan dapat diandalkan. Sertifikat Laik Fungsi Bangunan Gedung adalah sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah daerah kecuali untuk bangunan gedung fungsi khusus oleh Pemerintah untuk menyatakan kelaikan fungsi suatu bangunan gedung baik secara administratif maupun teknis, sebelum pemanfaatannya. Pengajuan SLF dapat dilakukan setelah proses pembangunan bangunan gedung selesai dilengkapi kelengkapan information konsultan slf sesuai persyaratan yang disampaikan diatas.

Sebelum masa berlaku SLF habis, maka harus diajukan kembali permohonan perpanjangan SLF, dengan dilengkapi laporan hasil pengkajian bangunan gedung (yang harus dibuat oleh pengkaji yang memiliki Izin Pelaku Teknis Bangunan/ IPTB). Dari hasil analisis struktur ini akan diketahui apakah kinerja struktur mampu menahan beban-beban yang bekerja sesuai dengan fungsi bangunan. Jika Kinerja melebihi Beban yang bekerja, maka bangunan dikatakan LAYAK FUNGSI.

  • Selain itu untuk penerbitan IMB pelaku usaha yang telah mendapatkan IMB melalui OSS wajib melakukan pemenuhan komitmen IMB melalui Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (” SIMBG”) dilengkapi dengan rencana teknis bangunan yang dikeluarkan oleh Tim Ahli Bangunan Gedung.
  • Permen PUPR diterbitkan dengan tujuan untuk memberikan percepatan, kemudahan, dan peningkatan pelayanan atas perizinan gedung serta diperlukannya reformasi perizinan berusaha guna memudahkan pelaksanaan perizinan.
  • SLF diterbitkan dengan masa berlaku 5 Tahun untuk bangunan umum dan 10 Tahun untuk bangunan rumah tinggal.
  • Sosialisasi dilaksanakan dalam rangka pemahaman dan pengembangan wawasan terkait Penyelenggaraan Izin Mendirikan Bangunan Gedung (” IMB”) dan Sertifikat Laik Fungsi (” SLF”) Bangunan Gedung Melalui Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik (” Permen PUPR No. 19/2018″).

Selain itu untuk penerbitan IMB pelaku usaha yang telah mendapatkan IMB melalui OSS wajib melakukan pemenuhan komitmen IMB melalui Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (” SIMBG”) dilengkapi dengan rencana teknis bangunan yang dikeluarkan oleh Tim Ahli Bangunan Gedung. SLF diterbitkan dengan masa berlaku 5 Tahun untuk bangunan umum dan 10 Tahun untuk bangunan rumah tinggal. Setiap struktur bangunan gedung harus dalam kondisi yang baik dan memenuhi kriteria teknis bangunan yang layak baik dari segi mutu, kenyamanan, sehingga dapat melayani kebutuhan sesuai dengan fungsinya.

Untuk perpanjangan SLF pada masa pemanfaatan diterbitkan oleh Pemerintah Daerah dalam jangka waktu 5 tahun. SLF ini bisa dimiliki oleh pemilik bangunan setelah melalui serangkaian pengecekan kelayakan bangunan. Dalam Perda yang khusus mengatur tentang bangunan gedung dijelaskan, beberapa hal yang harus di cek meliputi ventilasi, sanitasi, saluran air hujan instalasi listrik, pencahayaan serta kekuatan bangunan menghadapi bencana.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *